Categorised Posts

Diduga Dilindungi dan Dibiarkan, Judi dan Narkoba di Pancur Batu Mengganas Tanpa Sentuhan Hukum

 


Camerajurnalis.com DELI SERDANG — Dugaan praktik perjudian jenis tembak ikan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Pancur Batu, termasuk kawasan Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, tidak lagi bisa dipandang sebagai isu biasa. Aktivitas yang diduga melanggar hukum itu justru terkesan semakin berani, berlangsung terbuka, dan terus berulang tanpa penindakan yang benar-benar terasa di lapangan.


Hasil penelusuran serta keterangan dari berbagai sumber menunjukkan pola yang mengkhawatirkan. Lokasi-lokasi yang disebut sebagai titik aktivitas tidak pernah benar-benar berhenti. Praktik tersebut muncul kembali secara konsisten dengan pola yang sama, seolah telah memiliki sistem yang mapan dan sulit disentuh.


Beberapa titik yang berulang kali disebut antara lain kawasan Tikungan Amoy perbatasan Tanah Karo, area sekitar salah satu hotel di Desa Bandar Baru, hingga kawasan Villa Lotus di Desa Suka Makmur. Di lokasi tersebut, aktivitas yang diduga berkaitan dengan perjudian dan peredaran narkotika disebut berlangsung tanpa rasa takut, bahkan cenderung terang-terangan, Minggu (26/4/2026)


“Sudah lama begitu. Bukan rahasia lagi. Semua orang juga tahu,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.


Pernyataan itu mencerminkan kondisi lapangan yang dinilai semakin memprihatinkan. Ketika sesuatu yang diduga melanggar hukum diketahui luas oleh masyarakat namun tetap berjalan, maka yang dipertanyakan bukan lagi keberadaannya, melainkan keseriusan dalam penindakan.


Warga pun menyampaikan kritik keras terhadap kinerja aparat penegak hukum. Mereka menilai upaya pemberantasan kriminalitas, khususnya terkait dugaan perjudian dan peredaran narkotika, belum berjalan maksimal dan terkesan tidak konsisten.


“Seharusnya aparat bertindak tegas dan tegak lurus. Tapi yang kami lihat, aktivitas seperti ini terus berjalan tanpa ada efek jera,” ujar seorang warga lainnya.


Kekecewaan itu bahkan berkembang menjadi kecurigaan yang lebih dalam. Minimnya penindakan yang terlihat oleh publik memunculkan persepsi adanya pembiaran, bahkan dugaan kedekatan antara oknum dengan pelaku kejahatan.


“Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, wajar jika muncul anggapan hukum tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas,” tambahnya.


Saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp terkait dugaan aktivitas di sejumlah lokasi tersebut, Kapolsek Pancur Batu Junaidi hanya memberikan respons singkat.


“Ok bg, trims infonya, kami tindak lanjuti,” tulisnya.


Jawaban yang terkesan normatif dan minim penjelasan itu justru menambah tanda tanya. Di tengah sorotan serius terkait dugaan praktik perjudian dan peredaran narkotika yang disebut berlangsung terang-terangan, publik menilai respons seperti ini belum menjawab substansi persoalan yang berkembang di lapangan.


Situasi ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Aktivitas yang berlangsung stabil, lokasi yang tidak berubah, serta lemahnya dampak penindakan memperkuat dugaan adanya sistem yang bekerja di balik layar.


Jika kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya pada maraknya praktik perjudian dan peredaran narkotika, tetapi juga pada runtuhnya kepercayaan publik terhadap penegakan hukum itu sendiri. Tanpa langkah tegas dan transparan, praktik yang diduga ilegal ini akan terus beroperasi dengan pola yang sama terbuka, berulang, dan semakin berani menantang kewibawaan hukum.


Rezanasti 


KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image