Sosialisasi rencana pembangunan pabrik kelapa sawit, di desa limbung memanas
0 menit baca
CAMERAJURNALIS.COM, BANGKA BARAT, Sosialisasi perencanaan pengadaan pembangunan pabrik kelapa sawit di desa limbung menarik perhatian masyarakat desa limbung, antusias warga menghadiri undangan musyawarah di balai desa untuk mendengarkan pemaparan dari pihak pemdes, terkait perencanaan ada nya pembangunan pabrik kelapa sawit di desa limbung, kecamatan Jebus Kabupaten Bangka barat.
Selain memaparkan tujuan perencaan pabrik kelapa sawit di desa limbung, perusahaan PT PMM, juga menawarkan dan siap menyiapkan tenaga kerja untuk warga desa limbung kisaran mencapai 30% kedepan nya dan memberi bantuan lain nya.
kepala desa limbung juga menyampaikan, Ada beberapa sumbangan dari beberapa warga pemilik lahan yang terkena titik untuk lahan pabrik kelapa sawit, seperti membantu pengadaan 1 unit mobil ambulans desa dan tenda pemakaman umum khusus nya untuk warga desa limbung, jum'at, 06/03/2026
Undangan di sebarkan ke seluruh kepala keluarga (KK) di desa limbung, sebanyak 285 kepala keluarga (KK) yang ada di desa limbung namun yang hadir 112 orang kepala keluarga terdiri dari mewakili kepala keluarga masing- masing hadir di acara sosialisasi tersebut.
Di dalam rapat musyawarah sosialisasi perencanaan pembangunan pabrik sawit PT. PMM walau pun ada sedikit perbedaan pendapat dan sempat memanas dari beberapa warga terkait rencana pembangunan pabrik kelapa sawit, walau saling adu argumen dari pihak pro dan kontra namun tak lepas dukungan penuh dari masyarakat yang hadir di balai desa mencapai 90% setuju ada nya pabrik kelapa sawit di desa limbung.
Angga Saputra selaku kepala desa limbung siap mendukung ada nya investor dari luar masuk ke desa limbung dengan tujuan positif dan pembangunan perekonomian masyarakat setempat dan tujuan meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
Angga Saputra juga siap mendukung investor dari luar yang siap membawa hal positif dan membangun perekonomian masyarakat desa limbung, seperti hal nya perencanaan perusahan PT. PMM, akan membangun pabrik dan siap menyiapkan tenaga kerja dari desa setempat mencapai 30% tenaga kerja di pabrik tersebut.
(Tim)



