Categorised Posts

Lapas Kelas I Makassar bersama Yayasan Butta Porea panen perdana hasil pemberdayaan integrated farming

CAMERAJURNALIS.COM, MAKASSAR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar bersama Yayasan Butta Porea Indonesia melaksanakan panen perdana hasil program pemberdayaan melalui konsep integrated farming yang digelar pada Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, Bc.IP., S.H., M.H., bersama Ketua Yayasan Butta Porea Indonesia, Andi Pangerang Nur Akbar, S.STP., M.M.

Panen perdana ini dilaksanakan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Urban Farming Terintegrasi Lapas Kelas I Makassar, yang menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan produktif di bidang pertanian dan peternakan, sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Adapun komoditas yang berhasil dipanen pada kesempatan tersebut meliputi sayuran kangkung serta hasil peternakan berupa telur ayam petelur. Hasil ini menjadi bukti bahwa program pembinaan berbasis integrated farming mampu memberikan hasil yang konkret dan berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui program yang produktif dan bernilai ekonomis.

“Program integrated farming ini bukan hanya sekadar kegiatan pembinaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membekali warga binaan dengan keterampilan nyata yang dapat mereka manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Sutarno.

Sementara itu, Ketua Yayasan Butta Porea Indonesia, Andi Pangerang Nur Akbar, turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak Lapas dan yayasan dalam mendorong keberhasilan program tersebut.

“Kolaborasi ini adalah langkah nyata dalam menciptakan pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga bagi masyarakat secara umum,” ungkapnya.

Kegiatan panen perdana ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama serta menunjukkan keberhasilan program pemberdayaan di lingkungan Lapas Kelas I Makassar. Ke depan, program ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan berbagai komoditas lainnya guna mendukung kemandirian dan produktivitas warga binaan.
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image