Kabid Aset BPKD : Jumlah Kendaraan Dinas Aset Pemko Langsa Menurut Data Di BPKD
CAMERAJURNALIS.COM, KOTA LANGSA. ACEH – Menelusuri jumlah aset Kendaraan Dinas (Randis) di Pemerintahan Kota (Pemko) Langsa, Kepala Badan Perbendaharaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Langsa, Khairul Ikhsan melalui Kabid Aset Yusrizal mengungkapkan, jumlah Randis roda 2 dan roda 4 sebagai aset pemerintah kota Langsa, Senin(02/06/2025) diruang kerjanya kantor BPKD Kota Langsa.
Adapun Kendaraan Dinas Roda Dua yang terdata di BPKD berjumlah 768 unit. Sementara kendaraan roda dua yang mengalami rusak berat sebanyak 86 unit, ungkap Yusrizal.
Lanjut Yusrizal, adapun jumlah Randis roda 4 sebanyak 183 unit, untuk yang rusak berat ada 3 unit, sementara untuk tingkat kerusakan sedang dan ringan, data Randis tersebut ada pada masing-masing dinas, tambah Yusrizal menerangkan.
“Untuk Randis yang mengalami rusak sedang dan kerusakan ringan, hal tersebut tidak masuk dalam data pada BPKD, pemilik Randis melakukan perbaikan sendiri dibawah kewenangan masing-masing dinas atau instansi, sebutnya.
Lebih lanjut saat ditanyai berapa biaya perawatan dalam pertahun yang dikeluarkan Pemko Langsa, Yusrizal menjelaskan, “untuk biaya perawatan dalam setahun yang dikeluarkan Pemko Langsa
bersumberkan anggaran operasional rutin yang ada pada masing-masing dinas, untuk hal tersebut, dinas yang lebih mengetahui terkait ada tidaknya kerusakan – kerusakan Randis, serta besaran biaya yang akan di keluarkan, ujar Yusrizal.
Dalam pada itu saat kembali ditanyakan terkait besaran Pajak dalam setahun untuk kendaraan Dinas roda dua, “Yusrizal menerangkan, data besaran pajak Randis dalam pertahunnya tidak dapat dirinci secara menyeluruh dari jumlah dinas yang ada yaitu sebayak 27 Dinas, itu belum termasuk 5 Kantor Kecamatan.
“Setahu saya sambung dia lagi, anggaran baik itu untuk perawatan dan pajak kendaraan, masuk dalam biaya operasional kantor atau Dinas di masing-masing tempat, adapun untuk kendaraan rusak berat yang tidak layak pakai, akan menjadi aset, inventaris kantor, untuk data tersebut ada pada kami BPKD, tutup Yusrizal
(Junaidy)
