Categorised Posts

Antrian Bantuan Banjir Di Kantor Pos Banyak Yang Pingsan : Pemko Langsa Diduga Lalai Siagakan Ambulance

CAMERAJURNALIS.COM, KOTA LANGSA.ACEH - Memasuki hari ke 4 (20 Juni 2026 sampai 23 Juni 2026) penyaluran bantuan banjir (Jadup, ekonomi dan isi hunian/perabot) yang dilaksanakan di Kantor Pos KC Langsa. Terlihat antrian warga dari usia senja, dewasa dan kaum muda pada beberapa barisan yang panjang sejak pagi hingga sore hari di panasan teriknya matahari. 


Pantauan media ini, dari hari pertama penyaluran hingga hari ke 4 tidak terlihat posko tim medis maupun ambulance yang stand by (siaga) di halaman Kantor Pos KC Langsa, hanya ada posko pengaduan dari Dinas Sosial Kota Langsa. Padahal sejak hari pertama penyaluran bantuan dimaksud setiap harinya ada yang pingsan disebabkan antrian panjang dan sengatan teriknya matahari tersebut. 


Dilokasi penyaluran bantuan (Kantor Pos KC Langsa) salah seorang tokoh masyarakat Kota Langsa yang minta namanya tidak dipublikasikan mengatakan kepada awak media ini, seyogianya Pemko Langsa peka dan mewanti-wanti terhadap fenomena ini, toh warga yang mengantri ini adalah warga Kota Langsa yang notabenenya adalah masyarakat Pemerintahan Kota Langsa itu sendiri, Selasa (23/06/2026) 


"Seandainya Pemko Langsa lebih sensitif, tentunya didirikan posko medis (kesehatan) dan sekaligus siagakan armada ambulance. Ini malah diutamakan posko pengaduan dari Dinsos yang tidak ada fungsi dan solusinya", ketusnya. 


Mengapa saya katakan demikian ? Karena saya melihat setiap ada pengaduan dan laporan dari masyarakat tidak ada solusinya, eh malah mengatakan ini kesalahan dari desa, kesalahan dari sini dari situ, seakan Dinsos mau bersih bersih saja. "Inikan seperti mengadu domba dan memprovokasi warga terhadap perangkat desa. Tentunya ada bahasa yang lebih bijak dalam menjelaskannya. Hal ini menggambarkan petugas di pos pengaduan Dinsos tidak profesional", tambahnya lagi. 


Lanjutnya, pos medis (kesehatan) dan armada ambulance sangat diperlukan apalagi banyak kaum perempuan lansia yang ikut mengantri dipanas - panasan hingga setiap hari ada yang pingsan "Kenapa tidak terpilir oleh yang berkompoten ?", pungkasnya. 

 

(Junaidy)

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image