Categorised Posts

Telusuri Sumber Sejarah, SMPN. 7 Langsa Undang Ketua LVRI, dan Ketua PPM Kota Langsa Sebagai Narasumber

CAMERAJURNALIS.COM, KOTA LANGSA.ACEH - Momentum memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke - 81, SMPN. 7 Langsa mengadakan Kegiatan Kokurikuler berupa Menelusuri Sumber Sejarah bertemakan "Belajar Langsung Dari Sang Pejuang" dengan mengundang Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Langsa, Zulkifli Ahmad, dan Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Langsa, Ir. Jumiati sebagai pemateri (narasumber), Jum'at (14/08/2026) bertempat di - halaman upacara sekolah setempat. 

Hadir, Waka kurikulum, sari Mutmainnah S Pd., Waka kesiswaan, Sintha Rachmah S Pd, 
Koordinator Kokulikuler Taufik Zulhidayat, S,Pd, dewan guru, Tata Usaha dan siswa-siswi SMPN. 7 Langsa. 

Kemasan acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan himne Aceh. 

Kepala Sekolah SMPN. 7, Nety Herawati, S.Pd dalam. Sambutannya yang diwakili
Koordinator Kokulikuler Taufik Zulhidayat, S.Pd menyampaikan terimakasih atas kedatangan Ketua LVRI dan Ketua PPM Kota Langsa dalam rangka memberikan pengalaman perjuangan, edukasi dan wejangan kepada siswa-siswa SMPN. 7 Langsa. 

Selain itu ianya menekankan kepada para siswa agar benar-benar mendengar dan menyimak apa yang dipaparkan nantinya. "Kami berharap kepada para siswa benar-benar mendengar, dan menyimak apa yang disebutkan nantinya sebagai bekal dalam melanjutkan perjuangan pendahulu kita, karena perjuangan itu bukan saja dengan senjata tapi dengan ilmu pengetahuan kita juga dapat mempertahankan serta melanjutkan perjuangan tersebut", tegas Taufik Zulhidayat, S.Pd.

Di kesempatan itu, Ketua LVRI Kota Langsa, Zulkifli Ahmad sebelum memaparkan pengalamannya saat bergerilya terlebih dahulu membacakan Sambutan Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H.B.L. dalam rangka Peringatan Hari Veteran Nasional Tahun 2026.

Lanjut Zulkifli Ahmad, dengan berbekal senjata berupa bambu runcing dari dihutan-hutan Aceh sampai dengan perbatasan Langkat dan Gebang. Pada waktu itu para pejuang tidak mengenal usia, ada yang berumur 14 tahun sampai yang sudah tua dengan tugas masing. 

"Pada saat itu kami berjuang melawan tentara Jepang tanpa digaji, tanpa makanan yang layak, senjata pun cuma bermodalkan bambu runcing", jelas Ketua LVRI

Dalam hal ini, kami sebagai pejuang tidak mengharapkan yang muluk-muluk. Kami hanya berharap hargailah jasa para pahlawan (pejuang), karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. 

"Kami hanya minta pertahankanlah, lanjutkanlah perjuangan kami. Selain itu, kami minta ziarahilah makam yang ara pejuang yang telah mendahului, dan doakanlah", pinta Zulkifli Ahmad. 

Selanjutnya Ketua PPM Kota Langsa, Ir. Jumiati dalam narasinya lebih menekankan tentang patriotisme dan nasionalisme generasi muda yang yang mencakup wawasan kebangsaan antaranya, 4 pilar kebangsaan 1.Pancasila, 2.UUD 1945, 3.NKRI, dan 4.Bhinneka Tunggal Ika. 

Jumiati menjabarkan : 
-Pancasila adalah sebagai dasar dan idiologi negara yang menjadi nilai acuan hidup berbangsa.
-UUD 1945 sebagai konstitusi negara dan hukum dasar tertulis yang mengatur jalannya pemerintahan. 
-NKRI bentuk final negara untuk menjamin keutuhan wilayah dari Sabang sampai Marauke. Sedangkan - Bhinneka Tunggal Ika bentuk semboyan negara yang merawat keragaman Suku, Agama, dan Budaya. 

"Oleh sebab itu saya selaku Ketua Pemuda Panca Marga mengajak kita semua untuk selalu bersatu tidak bercerai berai dalam mengisi kemerdekaan hasil perjuangan para pejuang", pungkas Jumiati. 

Akhir dari gelar acara dirangkum dengan sesi tanya jawab berkenaan dengan topik perjuangan diatas yang berlangsung santai, canda tawa dan terukur. 


Liputan: Junaidy

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image