Pandangan Masyarakat dan Pelayanan Publik Menurut Zulfadli, S.Sos.I., M.M.,
CAMERAJURNALIS.COM,.KOTA LANGSA.ACEH - Berdasarkan pernyataan langsung dari Zulfadli, S.Sos.I., MM yang berlatar belakang seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus Pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat Bungoeng Lam Jaroe (LSM BLJ) Provinsi Aceh yang berkedudukan di Kota Langsa. Pernyataan ini disampaikan melalui media umum sebagai masukan dan pengamatan terhadap kondisi pemerintahan saat ini.
ISI PERNYATAAN :
Dalam pandangannya, Zulfadli menyampaikan sejumlah pengamatan mendalam mengenai sistem pemilihan umum, pelayanan publik, serta peran aparatur negara, yang dapat dirangkum sebagai berikut:
1. Tentang Pemilihan Pejabat Legislatif dan Eksekutif
Ia mengingatkan masyarakat:
"Masyarakat boleh saja tidak memilih calon legislatif maupun eksekutif. Namun jika sudah memberikan suara dan memilihnya, sebaiknya tidak lagi mengeluh"
Menurut pengamatannya, pada hakikatnya semua pejabat yang terpilih memiliki pola pikir dan cara kerja yang serupa.
Alasan :
Menurutnya, sebagian besar calon yang berhasil menduduki jabatan tersebut mengeluarkan biaya atau modal yang cukup besar sejak masa pencalonan. Oleh karena itu, setelah terpilih mereka akan berusaha mengembalikan modal yang telah dikeluarkan tersebut.
2. Dampak Terhadap Pelayanan Publik
Zulfadli menilai bahwa gangguan pada kelancaran pelayanan di berbagai instansi pemerintahan terjadi karena kebijakan pemangkasan anggaran operasional. Pemangkasan ini dilakukan untuk tujuan di atas, namun tidak berlaku bagi gaji dan tunjangan para pejabat itu sendiri.
"Intinya, para pemimpin saat ini lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompoknya dibandingkan kepentingan serta kesejahteraan rakyat yang memilih mereka," tegasnya.
3. Perubahan Peran Pegawai Negeri, Polri, dan TNI
Pengamatan yang disampaikan juga menyentuh peran aparatur negara. Menurutnya, citra dan fungsi sebagai "Abdi Negara" yang mengabdi kepada kepentingan umum seakan sudah tidak lagi terlihat pada masa kini.
"Jika saya amati, kini Pegawai Negeri, Anggota Polisi, maupun Anggota Tentara justru seolah berubah menjadi pelayan atau 'budak' dari para pejabat politik yang berkuasa," ujarnya.
Sebagai penutup pernyataannya, Zulfadli berharap masyarakat Aceh pada umumnya, dan masyarakat Langsa khususnya, semakin sadar, bijak, dan cerdas dalam menilai serta menyikapi keadaan di masa depan.
(Junaidy)
