Categorised Posts

Ketua KAKI Jatim: Orang Berakal Sehat Tidak Mengusik Pencari Ilmu di Bawah Naungan Disdik Kota Surabaya pada SPMB 2026

CAMERAJURNALIS.COM, SURABAYA – Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur, Moh Hosen, mengajak seluruh pihak untuk menghormati hak setiap anak dalam menentukan pilihan pendidikan pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kota Surabaya.

Menurutnya, setiap peserta didik memiliki hak untuk memilih sekolah sesuai keinginan, kemampuan, dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, tidak sepatutnya ada pihak mana pun yang menghalangi atau mengintervensi proses tersebut.

"Jangan pernah mengusik orang yang sedang mencari ilmu. Biarkan anak menentukan pilihan sekolahnya sesuai jalur dan aturan yang berlaku. Orang yang berakal sehat tentu akan menghormati hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan," ujar Moh Hosen," Senin (13/07/2026).

Ia menilai, apabila terdapat calon peserta didik yang sebelumnya mendaftar ke sekolah swasta kemudian memutuskan mengikuti seleksi di sekolah negeri karena masih memiliki kesempatan sesuai ketentuan SPMB, hal tersebut merupakan hak calon peserta didik dan tidak boleh dipersoalkan selama seluruh proses dilakukan sesuai regulasi," paparnya.

Moh Hosen juga mengajak seluruh sekolah swasta untuk menyikapi dinamika SPMB dengan lapang dada dan menjunjung tinggi semangat persaingan yang sehat.

"Kalau ada siswa yang akhirnya memilih sekolah negeri karena diterima melalui mekanisme SPMB, sekolah swasta harus legowo. Yang paling utama adalah masa depan pendidikan anak, bukan kepentingan pihak tertentu," tegasnya.

Di sisi lain, Moh Hosen meminta Dinas Pendidikan Kota Surabaya agar tetap menjaga integritas dalam penyelenggaraan SPMB 2026, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ia menekankan pentingnya proses yang netral, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik yang dapat merugikan masyarakat. Menurutnya, seluruh pengaduan masyarakat harus ditangani secara profesional dan terbuka sehingga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan SPMB tetap terjaga," tuturnya.

"Disdik Kota Surabaya tetap bersikap netral, transparan, dan profesional dalam menangani seluruh proses SPMB, baik di tingkat SD maupun SMP. Tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan pendidikan yang adil bagi seluruh masyarakat," pungkas Moh Hosen. (Kusnadi)



#Mendikdasmen Abdul Mu'ti 
#Gubernur Khofifah Indar Parawansa 
#Walikota Surabaya Eri Cahyadi 
#Sekda Kota Surabaya Lilik Arjianto 
#Asisten I Surabaya Achmad Zaini
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image