Categorised Posts

Pascabanjir, PUPR Kota Langsa Respon Cepat Tangani Kerusakan Jalan Seputaran Kota Langsa

CAMERAJURNALIS.COM, KOTA LANGSA.ACEH - Banjir Hidrometeorologi yang melanda, Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 yang memporak - porandakan pemukiman masyarakat, bangunan rumah, dan segala infrastruktur tidak terkecuali di Kota Langsa Provinsi Aceh. Pascabanjir tersebut menyisakan kerusakan, terutama terhadap infrastruktur jalan, baik itu jalan protokol, Sekunder, dan jalan lokal (lingkungan). 

Menangani kerusakan dimaksud, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Kota Langsa mengambil sikap Respon Cepat untuk memperbaiki titik jalan yang rusak antaranya dijalan Rel Islamic Senter, jalan Syiah Kuala, jalan T. Umar, dan jalan Perumnas yang dengan menurunkan armada alat berat berupa Asphalt paver (finiser) untuk menghamparkan, meratakan, dan membentuk kontur awal campuran aspal panas (hot mix) di permukaan jalan sebelum dipadatkan kembali.

Pantauan dilapangan, hasil dari pekerjaan perawatan jalan yang dikerjakan secara swakelola tersebut menuai hasil yang baik dan sudah nyaman dilalui kendaraan yang berlalu lintas.

Salah seorang pemerhati sosial Kota Langsa, Nedy Yunus memberikan apresiasi kepada pihak PUPR Kota Langsa yang telah menyikapi kebutuhan masyarakat khususnya penggunaan jalan, ianya juga mengacungkan jempol karena pekerjaan telah dilaksanakan dengan baik alias tidak kaleng - kaleng. "Mana ada pekerjaan manusia yang sesempurna hasil karya Allah SWT, masalah kurang - kurang sedikit ya wajarlah", ucapnya. 

Sehubungan belum dikerjakan perawatan jalan dibeberapa titik awak media ini mencoba hubungi pihak PUPR Kota Langsa, Kamis (06/08/2026) 

Kadis PUPR Kota Langsa Murzammil, SSTP MSP, melalui Kabid Bina Marga, Umar menerangkan bahwa belum maksimalnya pekerjaan (perawatan) jalan yang rusak beberapa titik lagi disebabkan
akibat keterbatasan material. 

"Kami mengerjakan pengaspalan jalan ini telah sesuai dengan ketentuan spesifikasi teknis dan prosedur, dan mengenai ada beberapa tempat yang belum dikerjakan karena keterbatasan aspal dari pabrik, makanya terhenti sebentar. Nanti setelah telah tersedianya aspal akan kami lanjutkan kembali", jelas Umar. 



(Junaidy)
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image